Safari Silaturrohim 2012 (Tangerang-Magelang)

Ini catatan ringan tentang perjalanan mudik lebran tahun 2012, yang mungkin tidak begitu berarti saat ini, tetapi bisa jadi sebuah kenangan atau histori bagi saya pribadi, maupun keluarga dan anak cucu, serta pihak lain yang kebetulan”semesta“nya bersentuhan dengan catatan ini. Semoga catatan ini nikmat bagi Anda, sehingga saya bisa mengucapkan : “selamat menikmati”

Kamis, 16 agustus 2012. Debut karir, pertama kali saya nyetir pulang kampng adalah pada bulan Februari 2012. Tapi prestasi itupun belum bisa dikategorikan membanggakan mengingat saya perlu waktu 15 jam untuk menempuh jarak Tangerang – Magelang di siang hari, serta berangkatnya ke Tangerang lagi masih harus menyewa sopir dengan alasan belum tahu rute jalur selatan.

So, tidak ada salahnya jika edisi mudik berikutnya, saya bertekad untuk mencoba menyetir sendiri pulang pulang pergi. Tekad itu kemudian saya realisasikan pada hari Kamis 16 Agustus 2012, sekitar pukul 11.30 siang kami berangkat dari Jakarta menuju Magelang.

Belum lama, sekitar jam 13.00an kami berhenti di Rest Area Bekasi. Bukan karena capk,tapi lebih karena anak-anak tidak puasa dan harus makan siang, serta kami harus menghormati waktu sholat dengan melakukan sholat Dhuhur dan ‘Ashar dijama’ diwaktu awal.

Selesai melakukan itu semua, perjalanan kami lanjutkan dengan rute sampai akhir tol Cikampek cukup lancar. Tetapi begitu keluar tol, dan seterusnya hingga Indramayu, perjalanan tersendat dan lumayan macet. Sekitar jam 9 malam kami baru menemukan tempat yang nyaman buat makan malam dan istirahat sejenak. Saat itu kami sedang mempertimbangkan untuk mencari penginapan agar tidak terganggu keletihan.

Usaha mencarai penginapan gagal, perjalanan berlanjut hingga kota Tegal, dan istirahat sekaligus makan sahur di Pom Bensin Muri, kabupaten Tegal. Kemudian dengan kondisi lumyan letih perjalanan kami teruskan. Tetapi mengingat kondisi mata yang mulai susah diajak kompromi, akhirnya saya menyerah dan memarkir mobil di daerah Pemalang, di pinggir jalan di dekat sebuah musholla untuk tidur sejenak sambil menunggu sholat Shubuh.

Perjalanan kami lanjutkan lagi sekitar pukul 06.00 dan alhamdulillah lancar dan sempat dibuat kagum dengan Tol terusan Tembalang, serta dibuat senang karena terhindar dari macet dan takjub akan emandangannya saat mencoba jalan baru lingkar luar Ambarawa yang menyajikan keindahan Rawa Pening beserta pegunungan yang mengitarinya.

Akhirnya kami sampai di Magelang hari Jum’at pukul 14.00an, dengan total waktu tempuh 21 jam perjalanan dan 5 jam istirahat. Not bad lah buat seorang newbie di bidang supir-menyupir, sekaligus bersyukur karena kami terhindar dari kemacetan yang lebih parah (FYI, kendaraan-kendaraan yang berangkat 6 jam setelah kami, terjebak macet hingg dua hari tiga malam atau sekitar 58 jam-an).

One thought on “Safari Silaturrohim 2012 (Tangerang-Magelang)

  1. saya juga warga tangrang yang mudik melewati abarawa, jalan ari lingkar luar ambarawa memang sangat indah. dan kalau tidak salah lebaran 202 merupakan pebukaan perdana jalan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s