Hidup

Tadinya saya berpikir, bahwa kuliah adalah hal yang paling saya pentingkan untuk saat ini.

Tapi kemudian berubah, karena toh kuliah merupakan salah satu bagian dari kepentingan karier saya sebagai PNS. Jadi, saya pikir pekerjaan lebih penting dari kuliah.

Itu pun berubah lagi, karena kemudian saya merasa apalah artinya pekerjaan jika anak istri tidak bahagia. Jadi, saya berpendapat bahwa fokus hidup saya hanya untuk anak istri. Saya kuliah hanya untuk anak istri, saya bekerja hanya untuk anak istri. Semua demi kebahagiaan keluarga.

Terakhir, saya tersadarkan bahwa ternyata hal yang paling saya anggap penting,anak istri saya, semuanya hanya titipan. Karena hidup harusnya sesuai dengan kalimat : ” Innas sholaati, wanusukii, wa mahyaaya, wa mamaati, LILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.

2 thoughts on “Hidup

  1. Lho, kuliah itu penting buat dunia kerja, pekerjaan itu penting buat anak istri, dan anak istri itu penting guna tercapainya Innas sholaatii wa nusuki wamahyaaya wamamaati lillaahi robil ‘aalamiin.

    *pelototin nutri sambil satu tangan berkacak pinggang dan satu tangan lagi telunjuknya digeleng2kan ke kiri ke kanan di depan muka nutri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s