Wahai Wanita, matrelah !!

Jika anda wanita muda yang belum menikah, setelah kriteria soleh terpenuhi, saya sarankan untuk mencari lelaki yang kaya, setidaknya mampu mencukupi kebutuhan standar anda. Jadilah wanita yang matre !!

Eh saya serius !! Mari kita berandai-andai. Pertama, biasanya, walaupun tidak semua, umumnya lelaki miskin itu awalnya dari sifatnya yang pemalas. Lelaki pemalas cenderung tidak bertanggung jawab. Jika anda menikahi lelaki pemalas dan tidak bertanggung jawab, maka gen itu ada kemungkinan akan menurun pada calon anak-anak anda. Dan anda akan berperan menjadi penghasil generasi penerus yang pemalas, tidak bertanggung jawab, dan akhirnya…miskin. Maaf, saya tidak sedang “tidak suka” dengan orang miskin. Orang miskin yang saya maksud disini, bukan orang miskin struktural, yang menjadi miskin akibat kebijakan yang salah dari pemerintah.

Kedua, mari kita berandai-andai lagi. Jika anda wanita, menikah dengan lelaki kaya, maka setidaknya kesejahteraan anda dan anak – anak anda secara ekonomi akan terjamin. Kesejahteraan hidup ekonomi terjamin, membuat anda tenang. Kesejahteraan dekat dengan kemungkinan mendaparkan pendidikan layak dan kesehatan yang terjamin. Dengan pendidikan dan kesehatan terjamain, anda layak berharap mempunyai keturunan-keturunan yang lebih baik, lebih pintar, lebih mandiri. Bearti anda ikut andil dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih baik.

Generasi penerus yang berkualitas inilah yang dibutuhkan untuk menggerakkan roda ekonomi secara positif. Semakin banyak generasi penerus yang punya kemampuan ekonomi yang baik, akan meningkatkan gairah ekonomi suatu negara.

Ketiga, ini ada fakta yang cukup mengejutkan. Saat ini, di Indonesia, ternyata komposisi lelaki dan wanita itu perbandingannya 101 : 100 (Intisari bulan Juli 2011 halaman 83), yang artinya jumlah penduduk lelaki lebih banyak dari jumlah penduduk wanita. Maka dari itu, jika para wanita berlomba untuk mencari lelaki yang mampu, tentu ini akan menjadikan lelaki pengangguran atau miskin jauh dari jodohnya. positifnya, mereka secara tidak langsung akan terlecut untuk bekerja atau minimal berkreasi agar mendapatkan pekerjaan dan sukur2 pekerjaan itu mendatangkan pendapatan yang layak. Wanita matre akan mengurangi angka pengangguran, menaikkan income nasional. Halah.

Jadi, wahai wanita….matrelah !!

*matrelah sebelum menikah, tapi berhentilah menjadi matre begitu sudah menikah…..

2 thoughts on “Wahai Wanita, matrelah !!

  1. Wktu gadis aq tdk matre….
    Aq menikah pun, tdk berdasarkan harta….
    Krna aq wanita bekerja….
    Tp setelah menikah, akhirnya aq sadar, bahwa matre itu penting…..
    Kenapa waktu gadis kemarin, aq gak matre dalam pilih pilih suami…
    Karena kalau sudah begini, bukan cuma kebahagiaan q yang jadi taruhan, tapi juga kebahagiaan anak q…..
    Karena masalah finansial, banyak masalh yang timbul dalam pernikahan….
    Aq semburat penyesalan…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s