Tentang Gender

Suatu saat, sesaat setelah kemenangan 1-0 Timnas Indonesia atas Piliphines di leg 1 babak semi final piala AFF, saya pernah menulis status di Fecabook kurang lebih begini :

Hal-hal yang mungkin terjadi di leg 2 semifinal piala AFF :

1. Para penonton wanita akan lebih fokus ke Simon Mcmenemy dan melupakan Irfan Bachdim.

2. Timnas akan memakai kostum ala mummy demi melindungi tubuh dari terkena cedera (solidarutas Nasuha)

3. SBY kalau nonton lagi, akan memakai sarung tangan.

 

Poin satu jelas saya tulis untuk membahas tentang ketertarikan para penonton wanita pada sisi lain dari olah raga sepakbola. Umumnya mereka tidak pernah membahas tehnik, strategi, skill, dan analisa jalannya pertandingan. Mereka lebih menyukai membahas tentang gantengnya Phill Younghusban, Simon Mcmenemy, dkk.

 

Poin kedua saya tulis karena melihat kondisi M. Nasuha, seorang pemain Timnas yang rela dibebat dengan perban di bagian kepalanya karena beberapa kali mengalami benturan dan masih tetap gigih menghadang setiap serangan dari tim lawan.

 

Poin ke tiga, saya tulis untuk menyindir sikap ketua umum PSSI, NH, yang selesai pertandingan langsung mencium tangan SBY.

 

Berdasarkan kadar leluconnya, sebenarnya saya lebih menekankan poin dua atau poin tiga sebagai pemancing tawa atau feedback. Yang terjadi adalah, beberapa komentator cowok hanya tertawa dan unjuk jempol (saya yakin bukan karena poin 1), sedangkan para wanita yang memberi komen (komen dari wanita adalah 80% dari seluruh komentar yang masuk) justru lebih banyak membahas yang poin satu. Hahahaha

 

Ada lagi, saya mulai memperhatikan hal ini sejak saya mulai kecapekan merotasi ratusan photo yang diambil secara landscape oleh beberapa orang yang berbeda. Atas photo landscape yang diambil oleh photographer lelaki, saya akan merotasinya sesuai arah jarum jam, sedangkan terhadap photo yang diambil oleh photographer wanita, saya harus merotasinya ke arah berlawanan dari arah jarum jam. Dari cara memegang kamera pun, antara wanita dan lelaki jelas sudah berbeda.

 

Jadi, saya jelas tidak setuju dengan pendapat bahwa Lelaki atau Wanita sama saja. Nah trus, apa yang kan saya bahas kali ini ?

 

Tidak ada. Saya hanya bercerita tentang dua hal di atas, komen di facebook dan pengeditan hasil photo. Beda antara wanita dan lelaki dalam menyikapi dua hal di atas.   Hehe😀

 

One thought on “Tentang Gender

  1. waaah..

    hihihihi, padahal sayah mengharapkan penjelasan dan pengupasan (eh?) lebih lanjut dari status yang saya jempoli waktu itu.. tapi sebenarnya nda juga siyh.. karena status itu kan udah merupakan kesimpulan yang sangat pas dari fenomena piala AFF ini.

    lah terus saya mo komen apa donk?

    ga ada. cuman pengen komen sajah. *twink*😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s