Awasi Anak – Anak Kita !!

Hati – hati dan selalu waspada dalam menjaga anak – anak kita, terutama dari penculikan dan dari pemaksaan mempekerjakan anak – anak di bawah umur. Ini ada foto2 kejadian yang berlangsung di wilayah Tangerang :

 

Pertama si ibu datang membawa anaknya yang dijanjikan akan menjadi fotomodel cilik yang hebat

 

Kedua, di depan si ibu, si anak diberi beberapa sesi pemotretan

Ketiga, saat si ibu lengah, dan percaya, dan mulai menitipkan si anak kepada di tukang foto karena si ibu ada urusan yang lain, maka inilah yang terjadi :

Sekali lagi, hati-hatilah !! mari kenali wajah si tukang foto yang kejam tapi ganteng itu !! Segera laporkan ke komnas perlindungan anak !! Kak setoooo…si komo………tolooonggg…!!!

Advertisements

Cuti Bencana

Singkat saja, mengingat banyaknya bencana alam yang terus menerus dari tahun ke tahun di seluruh wilayah Indonesia ini, saya punya usul agar pemerintah menambah satu jenis cuti lagi buat PNS, yaitu cuti bencana.

 

Cuti ini fungsinya memberikan waktu bagi PNS, baik yang terkena bencana (untuk mengungsi, mengurusi keluarganya, atau berbenah paska bencana), maupun untuk PNS yang berniat menjadi relawan (untuk terjun ke wilayah bencana, membantu korban yang terkena bencana).

 

Terus terang, saat merapi meletus kemarin, keinginan saya untuk menjadi relawan lebih dari seminggu sangat terkendala dengan jatah cuti tahunan saya (jumlahnya hanya 12 hari setahun) yang tinggal beberapa hari. Wilayah tanah kelahiran saya, Magelang, cukup parah terkena dampak letusan Gunung tersebut. Jumlah pengungsi di seluruh wilayah Magelang mencapai puluhan ribu jiwa, dan saya tidak bisa berbuat banyak hanya karena terkendala oleh sesuatu yang bernama “cuti tahunan”.

 

Saya tidak ingin kita semua terkondisikan dalam pemahaman bahwa yang bertanggungjawab atau yang harus turun langsung ke medan bencana itu hanya Tim SAR, TNI, Polri, dan Paramedis. Kita semua punya kewajiban untuk membantu meringankan beban saudara- saudara kita yang terkena bencana.

 

Saatnya semua pihak melakukan tanggap bencana secara serentak. Berbagai maskapai penerbangan sudah melakukan penerbangan gratis buat para relawan yang akan pergi ke Aceh pasca tsunami beberapa tahun yang lalu. PT. Kereta Api Indonesia juga menyediakan gerbong khusus dengan kapasitas tidak terbatas bagi pengungsi korban merapi yang akan pergi untuk sementara waktu ke Jakarta.

 

Alangkah tidak lucunya jika terjadi hal berikut ini : “karena cuti tahunan habis, seorang PNS yang terketuk nuraninya dan berniat baik membantu para korban bencana nekat bolos dengan hanya berbekal ijin atasan, untuk menjadi relawan membantu di daerah bencana, begitu balik ke kantornya dikenai surat peringatan atau kartu kuning, dan bahkan dipotong semua tunjangannya”