The Lord of The Naga Sasra Sabuk Inten

Indonesia juga punya cerita sehebat The Lord of The Ring !!

Perpaduan antara J.R.R Tolkien sang penulis buku dengan Peter Jackson sebagai director pembuatan filmnya, membuat cerita The Lord of The Ring (TLoTR) menjadi sebuah cerita yang mendunia dan dikenal banyak orang. Filmnya pun luar biasa, dan memperoleh banyak penghargaan di berbagai ajang pemberian penghargaan perfilman tingkat dunia.

Kisah TLoTR bercerita tentang Frodo yang mengemban tugas membawa cincin untuk dihancurkan di Mordor dan kembalinya keturunan Raja yang bernama Lord Aragorn. Menjadi luar biasa dalam penulisan bukunya karena ceritanya melibatkan berbagai macam sisi kehidupan, dari kisah cinta Aragorn dan Arwen, pesona kehebatan seorang legolas, pertempuran kolosan antara pasukan mordor dan Gondor, dan seterusnya dan seterusnya.

Nah, sebenarnya di Indonesia pun punya buku dengan kisah sehebat TLoTR itu. Buku itu berjudl Nagasasra dan Sabuk Inten karya Singgih Hadi Mintardjo atau yang lebih dikenal dengan SH Mintardjo.

 

Kisah ini bercerita tentang hilangnya dua pusaka yang bernama Kyai Nagasasra dan Kyai Sabuk Inten dari kerajaan Demak. Konon orang yang mampu menguasai dua pusaka ini akan menjadi Raja Diraja yang mampu menguasai seluruh kerajaan Demak dan bahkan tanah Jawa. Beberapa tokoh tua dari golongan hitam beserta muridnya :

Pasingsingan———–dan muridnya : Lowo Ijo

Nagapasa—————dan muridnya : Jaka Soka

Simalodra Tua——–dan muridnya : pasangan simalodra muda

Sura Sarunggi———dan muridnya : dua uling Rawa Pening

ikut dan bersatu untuk memperebutkan dua pusaka dari kerajaan Demak itu. Sedangkan dipihak golongan putih, yang bertujuan merebut pusaka dan mengembalikannya ke kerajaan Demak, diwakili oleh :

Pandan Alas———- ————dan muridnya : Rara Wilis

Ki Ageng Sora Dipayana——–dan muridnya : Gajah Sora & Lembu Sora

Titis Anganten——————-tanpa murid

Ki Ageng Pengging Sepuh——dan muridnya : Mahesa Jenar

Singkat cerita, Mahesa Jenar sebagai tokoh utama dalam cerita ini, bersama para tokoh golongan putih saling bahu membahu untuk menahan setiap usaha dari para tokoh golongan hitam dalam menguasai dua pusaka tersebut.

Cerita ini juga banyak dibumbui oleh kisah asmara Mahesa Jenar dengan Rara Wilis, dan Arya Salaka ( Putra Gajah Sora ) dengan Widuri ( putri Kebo Kanigara, Cucu Ki Ageng Pengging Sepuh ). Lebih menarik lagi, karena dalam cerita ini juga menampilkan tokoh2 bersejarah yang hidup di dunia nyata seperti Jaka Tingkir atau Mas Karebet.

Silahkan cari e-book nya, baca, dan coba kait2kan atau banding2kan sendiri dengan kisah TLoTR. Nanti anda pasti akan sepakat dengan saya, bahwa cerita ini bisa kita bawa dan kita “duniakan”.

 

Dunia Perfilman kita akhir2 ini mulai bangkit dengan membuat beberapa Film kisah bermutu yang diangkat dari buku – buku bagus seperti Ayat – Ayat Cinta dan Laskar Pelangi. Nah, apa salahnya jika mencoba mengfilmkan cerita ini dalam sebuah film kolosal trilogy layaknya TLoTR ? Kalau memang kita punya keterbatasan dana untuk pembuatan film, dan pangsa pasar yang hanya se Asia Tenggara, tidak ada salahnya untuk menawarkan naskah ini ke Peter Jackson untuk mengolahnya menjadi film sespektakuler TLoTR, dan memasarkannya ke dunia !!

 

bolehlah coba saya banding-bandingkan menjadi seperti ini

Cincin—————————————-Naga Sasra dan Sabuk inten

Gandalf————————————–Pasingsingan Tua

Lord Aragorn——————————Mahesa Jenar

Frodo—————————————Arya Salaka

Pasukan Org dan mordor—————-Pasukan golongan hitam

Pasukan Gondor di Minash Tirith——Pasukan Pamingit dan Banyubiru

 

 

 

 

 

 

 

*) Jika ditawarin, saya tentu akan senang sekali memerankan tokoh Kebo Kanigara

11 thoughts on “The Lord of The Naga Sasra Sabuk Inten

  1. betul, Kebo Kanigara adalah anak tertuanya Ki Ageng Pengging Sepuh.

    Yang saya maksud sebagai cucunya Ki Ageng Pengging Sepuh dalam kalimat di atas itu adalah widuri. Mungkin saya kurang tepat dalam memenggal kalimat sehingga jadi rancu. hehe..

  2. gak mau….pokoknya harus jadi Kebo Kanigara.

    eh sempat terlintas, sepertinya aming cocok untuk memerankan tokoh Titis Anganten

  3. wah aq g kebagian peran, aq milih jd pemeran jaka soka aja wes, kan meski jahat tp ganteng trus bisa ngerjain cewek2, heeeee ………..

  4. Hohoho, bgmn kalo Mas Kholid ngirim buku Nagasasra Sabuk Inten ke Pak Peter Jackson. Coz, klo yg bikin filmnya org Indonesia jg, kyknya krg bisa jd film yg keren deh, hehe….

  5. Bagi saya cerita ini hampir mirip dengan kisah Cina Pedang Pembunuh Naga, dimana para tokoh kungfu jg saling berebut 2 pedang sakti; yaitu pedang pembunuh naga dan satu lg apa ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s