Dunia Wayang

Saya tidak tahu seberapa banyak orang yang rajin menyempatkan diri membaca blog saya saat ini. Tapi jika kepada mereka – mereka diberikan pertanyaan : ” berapa banyak tokoh dunia pewayangan yang anda kenal ?” bisa jadi sebagian besar dari mereka tidak dapat menyebutkan lebih dari 10.

Sejak kecil, ayah saya memang sering membelikan anak – anaknya buku bacaan, termasuk buku komik. Diantara komik – komik yang saya sukai, adalah komik wayang bikinan R.A. Kosasih. Dari buku – buku itulah saya mengenal satu demi satu tokoh wayang dari jaman Wayang Purwa,  Arjuna Sasrabahu, Ramayana, Mahabarata, Baratayudha, hingga masa pasca perang Baratayuda dan kekuasaan Prabu Parikesit.

Dari ratusan tokoh wayang itu, saya menyukai Bisma Dewabarata. Tokoh yang demi menebus kesalahannya, rela untuk melepaskan kesempatan menjadi raja Hastina dan tidak menikah sepanjang hidupnya. Seorang resi sakti yang tidak tertandingi kesaktiannya dan selalu menempatkan rasa adil di atas segalanya. Hingga saat orang yang disakitinya datang menantangnya, Bisma Dewabrata rela untuk mengalah dan tidak melawan, hingga ajal menjemputnya.

Ada juga yang bernama Wisanggeni. Seorang pemuda yang tidak tahu tatakrama, berandalan, sakti luar biasa. Tetapi dibalik kenakalannya, dia mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Sang Pencipta. Mungkin dalam bahasa Islamnya, wisanggeni ini mampu menyatu dalam ” Sajatining manunggal kawulo ing Gusti “. Raganya menyatu dengan raga Sang Pencipta. Dengan kemampuannya itu, dia sendirian mengobrak – abrik Swargaloka menyadarkan kekeliruan para dewa yang tidak berbuat adil atas diri dan keluarganya.

Kemudian ada Puntadewa atau Yudistira. Ini adalah Pandawa Pertama, saudara tertua dari pandawa lima. Sejak kecil Yudistira ini dikenal sebagai orang yang punya sopan santun tinggi, kalem, dan tidak pernah bohong satu kalipun. Sehinnga orang akan selalu percaya apa yang dikatakannya. Sekali – kalinya dia bohong adalah saat terpaksa menipu Resi Dorna di pertempuran Baratayudha sehingga sang Resi kehilangan semangat dan kalah.

Itu tiga tokoh terbaik yang saya sukai dari dunia pewayangan. Tokoh – tokoh lainnya tentu masih banyak seperti Bima atau Werkudara yang mempunyai 3 anak di 3 alam ( Antareja bisa jalan di bawah tanah, Gatotkaca bisa terbang, dan Antasena yang menguasai lautan ), Sri Kresna yang jelmaan dari dewa Wisnu, Gatotkaca sendiri, Hanoman, dan lain – lain.

So, adakah anda kenal mereka dan siapa tokoh favorit anda ?

3 thoughts on “Dunia Wayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s