Jagalah Kebersihan, Wo !!

Senang saya dengan kepedulian makhluk kecil ini terhadap kebersihan dan kecintaan terhadap alam.

Saya, bersama rekan – rekan seperjalanan,  terbiasa mengumpulkan segala macam bentuk sampah bukan organik yang  kami jumpai saat kita melakukan pendakian sebuah gunung. Saat berangkatnya maupun saat pulangnya, untuk kemudian kami kumpulkan di pos reservasi agar bisa dikelola lebih lanjut.

Bersama istri, saya juga membiasakan diri untuk menjadikan tas kami sebagai ” keranjang sampah sementara” saat kami kebetulan sedang melakukan perjalanan dengan kendaraan umum yang tidak menyediakan tempat sampah untuk beberapa bungkus makanan kecil yang kami nikmati di perjalanan.

Kepedulian ini ternyata dicontoh dengan indah oleh si kecil Ale. Dia akan dengan sukarela mengambil sampah yang kebetulan dilihat di jalan dan dirasa menggangu pemandangannya. Dia akan dengan lantang berseru marah pada pengendara mobil yang dengan sembarangan membuang sampah di jalan, dan saat kami berhasil menyusul mobil itu, Ale dengan lantang akan berteriak : “Woooii, ndak sopan woo ( maksudnya, woi, nggak sopan loe. Kata loe diucapkan tidak jelas menjadi wooo ) !!”

Pernah, suatu saat kami duduk di rest area tol Jakarta-Tangerang, tempat yang biasa kami gunakan untuk menikmati sore sambil mengunyah beberapa buah donat dan a cup of coffee, Ale dengan semangat mengumpulkan buhkus dan cup yang sudah tidak terpakai dan kemudian membuangnya di tempat sampah kering yang ada tidak jauh dari tempat kami duduk.

Saat itu, di seberang jalan, Ale melihat ada sebuah tas plastik yang beterbangan tertiup angin. Ale semangat untuk mengambilnya. Saat tas plastik sudah dekat, saat tangan – tangan kecil itu sudah siap meraih, tiba – tiba angin datang dan menerbangkan plastik tadi menjauh. Ale teriak2 minta bantuan untuk menyeberang mengambil tas tersebut, mengingat dia harus melintasi jalanan yang sering dilewati oleh truk-truk dan bis besar itu.

Hohoho…segitunya nak….

2 thoughts on “Jagalah Kebersihan, Wo !!

  1. kalo anak kecil lucu ya, orang-orang ga marah kalo digituin

    nah kalo kasus sebaliknya.. lagi di angkot, ada anak kecil sama ibunya pulang belanja di G*ant. Dengan enaknya dia makan permen, bungkusnya dibuang weeerrr keluar jendela angkot.

    Mau nglarang si anak, takut ibunya marahin aku. Huh, cuma bisa manyun sambil menatap tajam si anak yang cuek makan permen *sedih*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s