Manusia Haram

“maka setan lebih merupakan partner dialektika, sebagai kegelapan diperlukan untuk mempertegas cahaya, hitam diperlukan untuk menghayati putih dan warna – warna lain” ( Emha Ainun Nadjib )

Di awal berdirinya kantor tempat saya bekerja, ada satu pegawai disini yang setiap tingkah laku, tindakan, dan perkataannya lebih sering memberikan dampak negatif bagi rekan sekantornya. Lebih bermasalah lagi karena kebetulan dia memegang salah satu jabatan di kantor ini. Kami menyebutnya Trouble maker, sedangkan teman saya lebihs enang memberikan teori : ” dalam suatu organisasi, pasti  ada minimal satu orang yang bersikap beda dengan warna organisasi itu”

Awalnya kami tidak menyukai dia, dan kemudian setelah kami bersabar, akhirnya kami dapat men…..cuekinya. Seperti pak Emha bilang, di dunia ini ada manusia wajib, manusia sunat, manusia mubah, manusia haram. Pengklasifikasiannya didasarkan seberapa mampu manusia itu memberi manfaat bagi orang lain. Dan kami mungkin memasukkan makhluk itu dalam kategori yang terakhir.

Tapi saya percaya, seharam – haramnya manusia, kita tetap dapat mengambil manfaat atau hikmah dari apa yang dia lakukan. Sama halnya dengan sebau-baunya kotoran ayam, toh dia masih mampu memberi manfaat untuk kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.

Jadi, anggap saja, satu orang antagonis di kantor saya itu sebagai contoh seorang atasan yang tidak baik, yang kita jadikan cermin agar kita tidak melakukan hal yang dia lakukan saat kita dikemudian hari menjadi atasan atau berada di jabatannya.

Jadi, mari kita berterimakasih pada George W Bush yang sudah memfitnah Islam sebagai teroris  sehingga pertumbuhan peminat untuk memeluk Islam jadi meningkat tajam di benua Eropa, berterimakasih pada Dewi Persik dan teman – temannya, juga pada media – media porno  sehingga akhirnya Indonesia punya Undang – Undang anti Pornografi, berterima kasih pada Gus Dur yang dengan komentar-komentarnya mampu membangunkan muslim Indonesia dari tidur. Berterimakasih pada Nabi Khidir yang membunuh anak kecil yang kelak di kemudian hari akan menjadi orang yang sangat merugikan orang banyak. Berterimakasih pada Khalid ibn Walid yang memecah2 persatuan pasukan Islam, tapi ternyata justru mampu membuat mundur tentara musuh.

Terima kasih

4 thoughts on “Manusia Haram

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s