soundgarden

Namanya Ifan, remaja berdarah Nusa Tenggara, dengan hidung besar, jarang masuk sekolah, dan punya cara hidup yang kadang susah dipahami oleh teman – temannya.

Saya mengenalnya waktu kelas 2 SMA, kami sama – sama masuk jurusan Fisika ( A1). Saya lupa kapan kami pertama kali berkenalan,  yang pasti, karena sering bolos sekolah itulah dia jadi rajin pinjam catatan – catatan pelajaran dari saya. Dan hebatnya, tanpa bantuan guru, dengan hanya membaca sendiri, dia bisa menguasai pelajaran – pelajaran tersebut, terutama untuk pelajaran – pelajaran eksakta semacam Fisika, Kimia, dan Matematika.

Kami jadi akrab. Terkenang saya saat dia sukses mendapatkan bola basket entah dari sekolah mana dan kemudian menjualnya ke saya. Kemudian kami juga pernah iseng berdua membuat sebuah pemancar radio amatir, karena Ifan ini lumayan jago mengatasi permasalahan  yang berhubungan dengan alat – alat elektonik. Dan dengan motor Trailnya, dia rela menempuh jarak ±20 km dari Kalinegoro rumahnya, ke Salaman rumah saya, hanya sekedar main gak jelas. Kami juga sering berboncengan ke Neutron College untuk menambah jam pelajaran di luar sekolah.

Kenapa saya membuat catatan  tentang dia ? Ah, itu karena saya baru saja sukses mendownload satu album Superunknown-nya Soundgarden. Kebetulan saya punya kasetnya, dan kaset ini dulu yang beliin ya si Ifan itu.

soundgarden-superunknown

Terakhir, beberapa bulan setelah kelulusan, saya dengar dia melanjutkan kuliah di STT Telkom. Dan sejak saat itu, saya kehilangan jejaknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s