Elo Rafting

Pengalaman itu mahal harganya. Dan terbukti, demi mendapat pengalaman rafting untuk pertama kalinya, saya harus merogoh kocek buat bayarin Yazid, Uun, dan Dwi, tiga pengangguran terselubung yang bersedia menemani rafting di sungai Elo asal dibayari. Saya sengaja memilih sungai ini karena kelas jeramnya tidak begitu besar, hanya berkisar 1-3, jadi cocok buat pemula. Soalnya, beberapa minggu ke depan, saya akan membawa rekan – rekan kantor buat rafting di sungai Cicatih Sukabumi, yang punya kelas jeram relatif lebih besar.

elo1

Start kami mulai wilayah sekitar Blabak atau Blondo, saya gak tau persisnya. Kami berempat plus satu pemandu langsung dihadapkan pada wilayah sungai yang menurun , sehingga air sungainya membentuk gelombang dan jeram kecil, lumayan buat pemanasan. Tidak sampai lima menitan, kami sudah melewati bawah jembatan jalura utama jalan Magelang-Yogya.

Total perjalanan kurang dari dua jam itu kami tempuh dalam dua sesi, diselingi oleh istirahat di tengah perjalanan, dengan sedikit makanan kecil sebagai pengganjal perut. Sangat standar. Selama perjalanan juga tidak terlalu banyak pemandangan yang bisa dinikmati. Tapi buat orang yang sehari – harinya bosan dengan pemandangan kota, bolehlah alam sekitar sungai elo bisa dijadikan penyejuknya. Sejuk karena kita disuguhi oleh pesona sawah, pepohonan, suasana desa,  petani memandikan ternaknya, dan sebagainya.

elo21

Saya sebenarnya tidak terlalu merekomendasikan sungai Elo untuk dijadikan tempat ber-Rafting, karena debit airnya yang terkesan ” biasa” ( maaf, saya membandingkannya dengan sungai Cicatih di Sukabumi dan Pekalen di Probolinggo ). Mungkin karena letak Sungai Elo sendiri yang sudah tidak lagi dekat dengan gunung ( Merapi, Merbabu ), jadi kontur tanah dan sungainya tidak memberikan kelas jeram yang menantang. Tapi, Rafting sungai Elo ini cocok untuk pemula, atau wisatawan yang ingin menggabungkannya dengan kunjungan ke Candi Mendut, Candi Borobudur maupun Ketep Pass.

4 thoughts on “Elo Rafting

  1. HERI. lho, tinggal bilang aja kapan mau kesana . Nanti aku make a contact sama mbah maridjan deh, buat melayani kalian – kalian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s