Ale dan Benda – Benda Langit

Ale menyukai planet, dan berbagai bahasan tentang benda – benda langit. Hampir setiap pagi atau malam , saat kami punya waktu berkumpul, Ale selalu meminta untuk diputarkan DVD seri Harun Yahya yang membahas tentang penciptaan Tata Surya. Kalo sudah seperti itu, rasa kantuk, lapar, dan apapun itu akan terlupakan olehnya.

Ale, menyukai planet, dan berbagai bahasan tentang benda – benda langit. Makin kuat keinginan saya untuk membeli teleskop ( tele artinya jauh, skop artinya sendok pasir. jadi teleskop artinya teropong bintang. nah lo…), dan mengajak Ale menikmati malam dari teras rumah dengan teleskop tersebut. Melihat perkembangan itu, Saya dan istri sebenarnya sudah  punya niatan buat mengajak dia ke Planetarium untuk mendapatkan info, pengalaman, dan pengetahuan lebih tentang Tata Surya dan alam semesta. Sukur- sukur kami bisa bawa dia ke Lembang, ke Boscha, dan sukses merayu pegawai di sana untuk mengijinkan kami menggunakan teropong bintangnya yang konon hanya pada hari – hari tertentu saja diperbolehkan dibuka untuk umum untuk menggunakannya.

Ale, menyukai planet, dan berbagai bahasan tentang benda – benda langit. Sama seperti saya waktu kecil. Masa – masa penuh rasa ingin tahu, sehingga memunculkan kalimat tanya khas anak kecil. Dari pertanyaan ringan seperti

  • adakah makhluk hidup seperti E.T. di planet lain atau di tempat lain di tata surya selain di bumi ?
  • bagaimana kita mengkategorikan makhluk lain itu, manusia ? tumbuhan ? atau hewan ?

Hingga pertanyaan yang kadang membuat orang yang ditanya bengong atau malah sebal, seperti

  • Adakah nabi dan ajaran agama selain di bumi ini ?
  • Benarkah atsmosfer yang tujuh lapis itu adalah sama dengan Tujuh lapis langit yang sering kita dengar dalam berbagai riwayat ?
  • Jika tidak semua wilayah di bumi mengalami waktu malam yang sama dengan wilayah bumi yang lain, apakah lailatul Qadr akan turun pada waktu yang berbeda antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain ?
  • kalo waktu datangnya sama, saat satu wilayah bumi berpredikat “lailatul Qadr”, berarti di wilayah bumi yang lain akan berpredikat ” yaumul Qadr “. Adakah demikian adanya ?

Wow, saya tidak sabar menanti pertanyaan – pertanyaan menarik yang akan keluar dari mulut si kecil. Dan tentunya, saya harus mempersiapkan jawaban yang tidak menyesatkan atas pertanyaan – pertanyaan itu.

6 thoughts on “Ale dan Benda – Benda Langit

  1. waduh pertanyaannya serius-serius banget, hehehehe….aku aja ndak pernah mikir pertanyaan bgitu,apalagi jawabannya.

    ayo pak rame-rame ke planetarium TIM, nanti klo jadi kesana kabar-kabari ya, aku jg pengen kesana

  2. Sekolahnya Ale mungkin akan mengadakan acara jalan ke Planetarium sekitar bulan Januari- Februari. Kalo pas hari sabtu atau minggu, ayah sama bundanya pengen banget bisa mendampingi.

  3. aku dulu jg pengen…punya steteskop..eh..teleskop…

    tp kalo aku waktu itu pertanyaannya sederhana saja sih..
    “makhluk planet lain pake baju ga ya?” >>> bukankah itu kegunaan utama sebuah teleskop, buat ngintip…hihihi

  4. ya ampun mas, masa iya anak sampeyan menanyakan hal2 seperti itu? -takjub aku- emang pertanyaannya secanggih itu? -anak2 jaman skr- ckckckckckck
    dee

  5. EVATIMA. lho, itu bukan pertanyaan2 Ale, tapi pertanyaan2ku waktu SD dulu, mungkin karena terlalu banyak berimajinasi kali ya, atau karena memang rasa keingintahuan yang besar, atau malah karena bakat bikin sebel orang yang ditanya. Ah entah lah…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s