<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KILL NOTHING BUT TIME</title>
	<atom:link href="http://beruangqutub.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beruangqutub.wordpress.com</link>
	<description>karena hidup tidak menunggu kau ikut</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Dec 2011 10:11:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='beruangqutub.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>KILL NOTHING BUT TIME</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://beruangqutub.wordpress.com/osd.xml" title="KILL NOTHING BUT TIME" />
	<atom:link rel='hub' href='http://beruangqutub.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Indonesia itu Surga Usaha</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/12/05/indonesia-itu-surga-usaha/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/12/05/indonesia-itu-surga-usaha/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 03:18:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[world of nothing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=921</guid>
		<description><![CDATA[Waktu dosen saya mengatakan bahwa hanya orang malas saja yang terjebak dalam kehidupan miskin di negara indonesia ini, saya agak terkejut dan menganggap pak dosen ini tidak punya rasa kemanusiaan, tidak mengakomodir mereka yang tercipta lemah fisik yang tidak memungkinkan untuk diterima dengan &#8220;normal&#8221; oleh masyarakat. Terlepas dari itu, sekarang saya malah sedikit membenarkan apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=921&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu dosen saya mengatakan bahwa hanya orang malas saja yang terjebak dalam kehidupan miskin di negara indonesia ini, saya agak terkejut dan menganggap pak dosen ini tidak punya rasa kemanusiaan, tidak mengakomodir mereka yang tercipta lemah fisik yang tidak memungkinkan untuk diterima dengan &#8220;normal&#8221; oleh masyarakat.</p>
<p>Terlepas dari itu, sekarang saya malah sedikit membenarkan apa yang disampaikan oleh pak dosen itu tadi. Dalam beberapa kondisi, misalnya dialami oleh seorang berusia produktif yang tidak cacat fisik dan memiliki sedikit modal usaha, sepanjang dia kreatif, dia akan dapat mengsiasati bagaimana berbisnis agar &#8220;bisa hidup&#8221; di negeri ini. Ini tidak terlepas dari kondisi Indonesia yang beriklim tropik, multi budaya, multi agama, dan multi tradisi.</p>
<p>Mari kita buat sebuah percontohan dalam satu tahun :</p>
<p><strong>JANUARI</strong>. Januari 2012 adalah boomingnya musim rambutan dan duren. Kalau mau, segera borong atau beli buah2 duren yang siap matang dan siap petik di akhir Desember yang bisa dipasarkan di Januari, atau beli duren dari daerah asalnya kemudian jual ke kota &#8211; kota besar. Akhir Januari, ganti jualan pernak &#8211; pernik buat Tahun baru China. Gong Xi Fa Chai</p>
<p><strong>FEBRUARI</strong>. mungkin masih laku buat jualan alat &#8211; alat antisipasi hujan maupun banjir. Tapi yang jelas, pernak &#8211; pernik Valentine adalah hal yang menjanjiakn buat dijual</p>
<p><strong>MARET</strong>. Jadi calo pelaporan SPT Tahunan di kantor pajak ajaaahh !!!</p>
<p><strong>APRIL</strong>. Bisa jualan /sewain pernak pernik Kartinian, bisa juga jualan buah &#8211; buahan yang lagi musim di April. Jadi calo pelaporan di kantor pajak juga masih bisa <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>MEI.</strong> Jangan bingung, cari kota yang lagi bikin pilkada, terus buatin tawaran mencetak spanduk, poster, kaos, dll buat partai dan kontestannya.</p>
<p><strong>JUNI</strong>. Jualan alat &#8211; alat buat tes akhir sekolah dan perkuliahan, sekaligus alat &#8211; alat buat liburan sekolah.</p>
<p><strong>JULI</strong>. Jualan alat &#8211; alat sekolah, sepatu , tas, alat tulis, dll. Syukur2 yang antik dan lain dari yang lain.</p>
<p><strong>AGUSTUS</strong>. Jual bendera buat agustusan, jual kolak, es buah, timun suri, dan cemilan buat buka puasa. Sekalian jualan ketupat , baju, dan perlengkapan lebaran uhuuuyy.</p>
<p><strong>SEPTEMBER</strong>. Musim mangga (kali), jualan buah mangga</p>
<p><strong>OKTOBER</strong>. Sudah mulai masuk musim hujan, jualan alat &#8211; alat basah-basahan. Akhir Oktober jangan lupa, Jualan Kambing / Sapi</p>
<p><strong>NOVEMBER</strong>. Jualan pernik oleh &#8211; oleh haji buat para haji yang gak sempet beli oleh &#8211; oleh di Arab. Jual aja di depan gerbang asrama haji terdekat <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>DESEMBER</strong>. Alat &#8211; alat dan pakaian musim hujan masih akanlaku, buah &#8211; buahan juga sama. Sekalian jualan kembang api dan terompet di akhir tahun</p>
<p>Jadi,kalau sudah bisa memprediksi dari jauh &#8211; jauh hari, tentu bisa didapatkan keuntungan atau laba yang lebih baik. So, ayo berjualan dengan kreatif di indonesia <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/921/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=921&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/12/05/indonesia-itu-surga-usaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(Jangan) Beri Saya Alasan !!</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/11/01/jangan-beri-saya-alasan/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/11/01/jangan-beri-saya-alasan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 03:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[Bagi saya dan keluarga, bulan November ini adalah bulan penuh pembiayaan. - Biaya rutin bulanan, pelunasan hutang rata2 mengambil 35% dari penghasilan kami - Biaya kuliah harus lunas, kalo gak mau dilarang ikut UTS - Biaya pajak mobil - Biaya pajak motor - Biaya service berkala motor tiap 4000 KM - Biaya sekolah, chatering dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=910&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi saya dan keluarga, bulan November ini adalah bulan penuh pembiayaan.<br />
- Biaya rutin bulanan, pelunasan hutang rata2 mengambil 35% dari penghasilan kami<br />
- Biaya kuliah harus lunas, kalo gak mau dilarang ikut UTS<br />
- Biaya pajak mobil<br />
- Biaya pajak motor<br />
- Biaya service berkala motor tiap 4000 KM<br />
- Biaya sekolah, chatering dan jemputannya Ale<br />
- Biaya terapi dan les Ale<br />
- Biaya &#8211; biaya lain yang besarannya cukup signifikan</p>
<p>Tetapi, sungguh, atas akan terjadinya biaya &#8211; biaya di atas, saya tetap tidak bisa menjadikan itu semua sebagai alasan bahwa saya harus &#8220;melewatkan&#8221; hari Qurban tanpa melakukan apapun.</p>
<p>Kenapa ?<br />
Karena saya sudah diberikan kesehatan<br />
Karena orang tua saya sudah diberikan kesehatan dan ketenangan ibadah<br />
Karena istri saya sudah diberikan kesehatan<br />
Karena Ale sudah diberikan kesehatan<br />
Karena Dhican sudah diberikan kesehatan<br />
Karena kami sudah diberikan keluarga yang menyenangkan<br />
Karena kami sudah diberikan banyak kesempatan untuk berlibur sepanjang tahun<br />
Karena kami sudah diberikan rumah yang damai<br />
Karena kami sudah diberikan mobil yang nyaman<br />
Karena kami sudah diberikan rizki yang layak<br />
Karena kami masih mengenal orang &#8211; orang Sholih<br />
Karena kami sudah mendapatkan teman &#8211; teman yang baik<br />
Karena kami sudah mendapatkan ketetapan Iman ihsan yang insya Alloh semoga selalu terjaga<br />
Karena kami masih bebas menghirup udara<br />
karena kami mendapatkan air yang melimpah<br />
Karena kami masih bisa menikmati sinar mentari di setiap kami membuka mata di pagi hari</p>
<p>Sungguh nikmat Alloh yang diberikan kepada kami sepanjang tahun, juga kepada kita semua, tidak bisa dihitung oleh jari, lidah, pikiran, bahkan hati kami. Lalu, adakah alasan bagi saya untuk tidak berkurban Rp. 1.500.000 &#8211; Rp. 2.000.000,00 untuk seekor kambing atau Rp 12.000.000,00 untuk seekor Sapi ? Sementara itu kami sadar, bahwa qurban ini adalah ibadah yang mempunyai nilai vertikal (quroba, mendekat kepada Alloh) dan horizontal (berbagi daging/rizki kepada sesama) sekaligus. Jadi, wallohi, bukan bermaksud riya, saya benar &#8211; benar mati kutu, tidak bisa menemukan alasan untuk menghindar dari kegiatan berkurban dengan ikhlas ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/11/shaunsheep.jpg"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/11/shaunsheep.jpg?w=300&#038;h=240" alt="" title="shaunsheep" width="300" height="240" class="alignnone size-medium wp-image-914" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/910/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=910&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/11/01/jangan-beri-saya-alasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/11/shaunsheep.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">shaunsheep</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ini Tentang kebiasaan</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/10/27/ini-tentang-kebiasaan/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/10/27/ini-tentang-kebiasaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 04:11:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[world of nothing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=904</guid>
		<description><![CDATA[Photo ini sempat menjadi perbincangan. Disamping meraih berbagai penghargaan di berbagai ajang photography, tidak sedikit yang mengulasnya dalam bentuk tulisan, terutama menyoroti tentang betapa hebatnya perjuangan yang harus dilakukan oleh anak &#8211; anak ini untuk mendapatkan pendidikan. Diantaranya ada juga yang mengkaitkan hal ini dengan ketidakmampuan pemerintah dalam melakukan pembanguan infrastruktur dan fasilitas untuk kepentingan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=904&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/10/anakjembatan.gif"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/10/anakjembatan.gif?w=300&#038;h=150" alt="" title="anakjembatan" width="300" height="150" class="alignnone size-medium wp-image-905" /></a></p>
<p>Photo ini sempat menjadi perbincangan. Disamping meraih berbagai penghargaan di berbagai ajang photography, tidak sedikit yang mengulasnya dalam bentuk tulisan, terutama menyoroti tentang betapa hebatnya perjuangan yang harus dilakukan oleh anak &#8211; anak ini untuk mendapatkan pendidikan. Diantaranya ada juga yang mengkaitkan hal ini dengan ketidakmampuan pemerintah dalam melakukan pembanguan infrastruktur dan fasilitas untuk kepentingan rakyat banyak</p>
<p>Saya tidak mau berdebat, mungkin bagi mereka yang tidak mengalaminya, anak &#8211; anak ini dianggap luar biasa dan hebat karena mempertaruhkan banyak hal dan terlihat penuh tantangan. Tapi coba tanyakan pada anak &#8211; anak itu, apakah mereka merasa jalanan dan jarak tempuh itu menyulitkan mereka ? Bisa jadi jawabannya tidak. Ini masalah cara pandang dan kebiasaan.</p>
<p>Waktu SD, saya juga harus jalan kaki sekitar 2.5 kilomoter atau 5 kilometer untuk pulang-pergi. Memang jalannya sudah cukup bagus, dan mungkin rintangan terburuknya pun hanya berupa pematang sawah. Tetapi ada beberapa teman saya yang tinggalnya lebih jauh dan lebih pelosok, di lereng bukit menoreh, yang jika dihitung jaraknya bisa mencapai 5-7 kilometer untuk satu kali perjalanan atau 10-14 kilometer untuk pulang pergi. Rintangan yang dilalui pun relatif lebih susah.</p>
<p>Dan kami menikmati setiap perjalanan berangkat dan pulang sekolah tersebut. Tidak pernah kami mengeluhkan jarak. Tidak pernah kami mengeluhkan perjalanan. itu karena kami sudah terbiasa.YA, ITU KARENA KAMI TERBIASA !!</p>
<p>Bicara tentang kebiasaan, peningkatan teknologi dan taraf hidup ternyata dapat mempengaruhi dan mengurangi tingkat &#8220;<em>struggle</em>&#8221; atau kemampuan untuk &#8220;<em>fight</em>&#8221; seseorang beserta <em>sense of sosial</em>nya. Contoh kecil, orang akan malas ke bank karena transaksi lebih mudah diselesaikan dengan ATM. Orang akan malas beranjak dari duduk atau tidurnya untuk mengganti chanel TV karena sudah ada remote control. Orang akan malas berjalan dua ratus meter ke depan komplek untuk belanja sayur karena lebih nyaman dan cepat naik motor daripada jalan kaki.Orang akan males mengucek pakaian karena sudah ada mesin cuci otomatis. Dan orang lebih senang menggunakan kalkulator untuk menyelesaikan hitungan cepat dan akuratnya dibandingkan melatih kemampuan mencongaknya.</p>
<p>Jangan salah paham, bukan saya anti teknologi, tapi ternyata kita secara tidak sadar menjadi sudah terbiasa dengan hal &#8211; hal yang mudah sehingga begitu dihadapkan pada sebuah kesulitan kecil, menjadi cepat mengeluh. Begitu ATM error, langsung mengeluh karena harus antri di Bank.Saat remote rusak, langsung menggerutu hanya karena harus bangkit dari duduknya sejenak dan memencet tombol secara manual.</p>
<p>Lihat saya !! Dulu saya begitu terbiasa ke mana &#8211; mana naik angkot. Jarak Serpong &#8211; Tangerang (± 20 KM) pun saya tempuh dengan naik angkot pulang pergi. Tetapi begitu punya motor, segala macam legitimasipun saya hadirkan di benak demi menolak naik angkot lagi dan lebih memilih mengendarai motor. Saat saya memilih motor, maka saya kehilangan kebiasaan dalam bentuk &#8220;ketahanan&#8221; saya dalam menghadapi panasnya suhu angkot. Saya kehilangan kebiasaan &#8220;bersabar&#8221; dalam menghadapi sering nge-temnya angkot. Saya kehilangan kebiasaan dalam bentuk sense of social yang biasa saya temui saat saya satu angkot dengan para pedagang sayur, para pelajar sekolah, atau bahkan dengan beberapa wanita pengisi malam, dan juga&#8230;.pencopet !</p>
<p>Begitu saya punya mobil, kembali benak ini merangkai susunan kalimat legitimasi guna mengesahkan dan melakukan pemakluman atas lebih seringnya saya memakai mobil daripada motor. Konsekuensi dari itu, saya kehilangan kebiasaan saya dalam bentuk &#8220;ketahanan&#8221; berpanas2an dalam helm dan berkusam-kusam dalam pekat asap kendaraan lain. Tidak lagi saya dapat menikmati pemandangan sosial di sekitar dan merasakan sentuhan rasanya. Saya kehilangan &#8220;ketahanan&#8221; dalam menghadapi hujan deras, jalan tergenang, dan konsentrasi penuh saat melewati jalanan yang licin. Sense of Social saya pun hanya dibatasi kotak segi empat dengan suasana full AC dan alunan musik Jazzy. Begitu melenakan.</p>
<p>Kembali, ini tentang kebiasaan dan kenaikan taraf hidup yang dapat menghilangkan jiwa bertarung dan bertahan, serta rasa sosial kita. Kita semua jadi mudah menyerah, mudah mencari jalan pintas, malas berinovasi. Bentukan dari produk ini pun menjadi bermacam &#8211; macam : tukang gorengan menjaga gorengannya agar tetap crispy dengan mencampurkan plastik di dalamnya, orang mencari kekayaan dengan jalan pintas mengkorupsi anggaran, para anggota dewan sibuk memfasilitasi diri dengan berbagai kenyamanan dengan alasan itu dapat menunjang kinerja mereka, hingga sampai pada produ berupa Presidenpun merasa harus membuat jabatan wakil menteri karena merasa masalah yang dihadapinya begitu berat.</p>
<p>Teman, berat atau tidak masalah, menantang atau tidak suatu perjalanan, itu tergantung kebiasaan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/904/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=904&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/10/27/ini-tentang-kebiasaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/10/anakjembatan.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">anakjembatan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Small House Lizard</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/10/13/small-house-lizard/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/10/13/small-house-lizard/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 17:15:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[udara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=900</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu professional ? Professional adalah jika anda sedang sibuk mempersiapkan bahan yang akan anda presentasikan, tetapi anda masih dengan senang hati meluangkan perhatian untuk menjawab pertanyaan si kecil yang menanyakan bahasa Inggrisnya sapi, kelinci, dan gajah. Kemudian menyempatkan diri membuka kamus dan menjawab dengan simpatik saat si anak bertanya tentang bahasa Inggrisnya cicak.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=900&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa itu professional ?</p>
<p>Professional adalah jika anda sedang sibuk mempersiapkan bahan yang akan anda presentasikan, tetapi anda masih dengan senang hati meluangkan perhatian untuk menjawab pertanyaan si kecil yang menanyakan bahasa Inggrisnya sapi, kelinci, dan gajah. </p>
<p>Kemudian menyempatkan diri membuka kamus dan menjawab dengan simpatik saat si anak bertanya tentang bahasa Inggrisnya cicak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/900/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=900&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/10/13/small-house-lizard/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 to 6</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/09/26/10-to-6/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/09/26/10-to-6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 02:33:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[udara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=879</guid>
		<description><![CDATA[Ini melelahkan. Senin sampai Kamis saya harus beraktifitas dari jam 6 pagi hingga jam 10 malam, kondisi yang membuat saya hanya bertemu anak &#8211; anak dari jam 10 hingga jam 6 pagi, itupun mereka masih dalam keadaan tertidur. Jum&#8217;at, saya pulang sampai rumah paling cepat jam 20.30 malam. Kalau saya beruntung &#8211; seperti Jumat lalu- [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=879&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini melelahkan. Senin sampai Kamis saya harus beraktifitas dari jam 6 pagi hingga jam 10 malam, kondisi yang membuat saya hanya bertemu anak &#8211; anak dari jam 10 hingga jam 6 pagi, itupun mereka masih dalam keadaan tertidur.</p>
<p>Jum&#8217;at, saya pulang sampai rumah paling cepat jam 20.30 malam. Kalau saya beruntung &#8211; seperti Jumat lalu- saya masih bisa merasakan pelukan kangennya si Dhican dan sapa akrabnya si Ale. Karena sedikitnya porsi waktu buat mereka berdua itulah, maka saya berusaha untuk menggunakan hari Sabtu dan Minggu secara maksimal untuk mereka berdua</p>
<p>Sebenarnya tidak ada kegiatan istimewa di hari Sabtu dan Minggu. Tetapi karena saya melewatkannya bersama orang &#8211; orang istimewa, jadinya ya waktu berubah menjadi begitu istimewa.</p>
<p>Sabtu ini, saya memenuhi janji untuk menemani Ale bermain sepeda ke tanah kosong Taman Royal I yang menurutnya mempunyai medan yang menantang untuk bermain sepeda.</p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5285.jpg"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5285.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="IMG_5285" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-880" /></a></p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5289.jpg"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5289.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="IMG_5289" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-881" /></a><br />
Ale dan Dhican lumayan antusias. Sayang karena waktunya sudah mulai siang, kami tidak bisa berlama &#8211; lama disitu.</p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5291.jpg"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5291.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="IMG_5291" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-885" /></a></p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5293.jpg"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5293.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="IMG_5293" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-887" /></a></p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5294.jpg"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5294.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="IMG_5294" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-895" /></a></p>
<p>Malamnya, kami berencana hunting buku di Toko Buku. Sayangnya, karena terlalu malam, kami hanya sempat makan malam dan bermain di timezone sekedarnya.</p>
<p>Minggu pagi, kami memenuhi undangan sekolahnya kakak Ale, Sekolah Alam Tangerang, untuk berSILATURRAHIM dan HALAL BIL HALAL dengan para guru dan orang tua murid lainnya.</p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5303.jpg"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5303.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="IMG_5303" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-888" /></a></p>
<p>Siangnya, saat capek dan kantuk menyerang, saya harus menguatkan diri untuk tetap menemani Dhican yang sepertinya hari itu kelebihan energi. Eh&#8230;.saya yang ngantuk atau sekedar halusinasi, atau entah apa, tapi saya melihat Dhican bisa terbang !!!</p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5308.jpg"><img src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5308.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="IMG_5308" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-889" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/879/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=879&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/09/26/10-to-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5285.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5285</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5289.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5289</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5291.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5291</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5293.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5293</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5294.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5294</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5303.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5303</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/09/img_5308.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5308</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Duduklah</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/08/08/duduklah/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/08/08/duduklah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2011 05:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin resepsi pernikahan (Walimatul &#8216;Ursy) teman istri yang saya hadiri saat itu, bukan yang terbaik yang pernah saya ketahui. Tetapi ada sebuah pemandangan berbeda di acara kali ini. Disaat standing party menjadi pemandangan yang biasa dalam acara &#8211; acara sejenis, disaat tuan rumah hanya menyediakan kursi dan meja dalam jumlah yang terbatas, para tamu biasanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=872&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mungkin resepsi pernikahan (Walimatul &#8216;Ursy) teman istri yang saya hadiri saat itu, bukan yang terbaik yang pernah saya ketahui. Tetapi ada sebuah pemandangan berbeda di acara kali ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Disaat <em>standing party</em> menjadi pemandangan yang biasa dalam acara &#8211; acara sejenis, disaat tuan rumah hanya menyediakan kursi dan meja dalam jumlah yang terbatas, para tamu biasanya akan mengambil posisi makan dan minum sambil berdiri. Nah beberapa orang (sepertinya mereka satu keluarga) yang terdiri dari beberapa bapak, ibu, dan anak &#8211; anak ini, yang kebetulan kerabat dari si pengantin, datang dari Banten, mereka memilih lesehan di gedung tempat acara tersebut dilangsungkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/08/makan-minum-berdiri.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-875" title="makan minum berdiri" src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/08/makan-minum-berdiri.jpg?w=300&#038;h=243" alt="" width="300" height="243" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kendati tidak ada karpet, dan disekitarnya orang asik berdiri bahkan berseliweran, keluarga ini tetap menerapkan Sunnah Rosul untuk menikmati makan dan minum dengan posisi duduk. Mereka tidak memperdulikan pandangan aneh dari para tamu yang lain. Saya yakin anda semua sudah tahu tentang pentingnya makan dan minum sambil duduk karena kajian kesehatan tentang itu dan bahaya bagi yang tidak melakukannya sudah banyak bisa kita dapatkan di berbagai media cetak dan elektronik.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah keluarga yang luar biasa, semoga bisa menginspirasi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/872/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=872&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/08/08/duduklah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/08/makan-minum-berdiri.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">makan minum berdiri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kaprah</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/08/04/kaprah/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/08/04/kaprah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 07:53:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[world of nothing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=857</guid>
		<description><![CDATA[Aturannya, makmum itu bergerak setelah imam bergerak. Makmum ruku&#8217; setelah imam sempurna ruku&#8217;nya. Makmum menurunkan badan bersujud setelah muka atau jidad imamnya menempel di bumi. Nah yangs ering terjadi, sebelum jidat imam menempel di bumi, makmum sudah ikutan turun, bahkan banyak yang membarengi gerakan imam, dan ada beberapa diantaranya mendahului gerakan imam (terutama kalau pas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=857&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Aturannya, makmum itu bergerak setelah imam bergerak. Makmum ruku&#8217; setelah imam sempurna ruku&#8217;nya. Makmum menurunkan badan bersujud setelah muka atau jidad imamnya menempel di bumi. Nah yangs ering terjadi, sebelum jidat imam menempel di bumi, makmum sudah ikutan turun, bahkan banyak yang membarengi gerakan imam, dan ada beberapa diantaranya mendahului gerakan imam (terutama kalau pas kebetulan yang jadi imam usianya sudah lanjut dan gerakannya lamban).</p>
<p style="text-align:justify;">Lucunya, melihat perkembangan itu, ada beberapa imam yang mengambil inisiatif melakukan gerakan dulu, kemudian baru bertakbir. Imam ruku&#8217;k sepmpurna dulu, baru kemudian mengucapkan takbir. Setahu saya, takbir itu diucapkan pada saat pergantian posisi, misalnya dari posisi berdiri menuju ruku&#8217;, dari posisi ruku&#8217; menuju sujud, atau dari posisi sujud menuju duduk, atau dari posisi sujud/duduk menuju berdiri lagi. Artinya, takbir selalu mengikuti gerakan sholat. Dan di bagian2 sholat sudah ada bacaannya sendiri &#8211; sendiri. Jadi, seharusnya takbir bukan bagian dari bacaan sujud atau ruku&#8217; atau duduk, atau berdiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini kan kaprah jadinya. Harsunya kesalahan makmum yang membarengi atau mendahului imam itu dibetulkan, eh ini malah <em>diakomodir.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Mirip dengan itu, salah satu tokoh Islam meminta pemerintah agar membuat aturan perundangan yang jelas agar tidak terjadi lagi penentuan hari pertama Ramadhan dan hari pertama Syawal yang berbeda-beda. Maish menurut tokoh Islam tadi, perbedaan yang banyak terjadi dalam penentuan tanggal awal puasa dan lebaran itu terjadi karena ketidakpercayaan para pemuka agama dengan aliran-alirannya kepada pemerintah. <em>Nah lo</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kalau memang para penentu tanggal itu tidak percaya lagi pada pemerintah, bagaimana mungkin undang-undang atau peraturan pemerintah bisa menyelesaikan masalah ini ?!</p>
<p style="text-align:justify;">Masih banyak lagi permasalahan di dunia ini yang seharusnya merupakan sesuatu yang salah tetapi malah kemudian diberikan wadah untuk mengakomodirnya. Perzinaan yang dibuatkan lokalisasinya, membuat perang demi penjualan produksi senjata, atau bahkan sekedar menciptakan urinoire (trmpat kencing dengan posisi berdiri) bagi laki-laki.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/857/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=857&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/08/04/kaprah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3 Pertanyaan</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/25/3-pertanyaan/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/25/3-pertanyaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2011 05:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=854</guid>
		<description><![CDATA[Senang rasanya tiap melakukan pendakian sebuah gunung selalu menemukan teman &#8211; teman baru, dan bertemu kembali dengan sobat &#8211; sobat lama, kemudian saling berbagi cerita, dan saling berbagi tawa. Di pendakian terakhir, saya bertemu seorang sohib, dan iseng melemparkan sebuah kalimat &#8220;sobat, apakah kamu pernah mempunyai sebuah pertanyaan liar yang mungkin sampai sekarang masih belum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=854&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Senang rasanya tiap melakukan pendakian sebuah gunung selalu menemukan teman &#8211; teman baru, dan bertemu kembali dengan sobat &#8211; sobat lama, kemudian saling berbagi cerita, dan saling berbagi tawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Di pendakian terakhir, saya bertemu seorang sohib, dan iseng melemparkan sebuah kalimat</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;sobat, apakah kamu pernah mempunyai sebuah pertanyaan liar yang mungkin sampai sekarang masih belum terjawab ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ya, !&#8221; Jawab teman tadi</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jika putaran atau rotasi bumi dibalik, tanpa menimbulkan efek rusak, dapatkah kita memutar ulang waktu, kembali ke masa lalu ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Wow, itu pertanyaan yang bagus, karena rotasi bumi jelas berhubungan langsung dengan perjalanan waktu. Tetapi untuk hal ini Allah jelas &#8211; jelas sudah menjawabnya, bahwa jika rotasi bumi dibalik, itu akan menjadikan matahari terbit dari sebelah barat, dan itu jelas &#8211; jelas suatu tanda kiamat kubra, kiamat besar, dimana bumi dan seisinya akan hancur. Artinya, jelas tidak mungkin membalikkan rotasi atau sekedar menghentikan rotasi, tanpa menimbulkan kerusakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami melanjutkan diskusi santai sambil terlentang menatap atap tenda. Kemudian saya mengungkapkan, bahwa saya sendiri (pernah) mempunyai dua pertanyaan yang cukup menggoda.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, tentang Lailatul Qadr, adakah lailatul qadr itu datangnya bersamaan di seluruh muka bumi ini ? Karena logikanya di saat satu daerah di bumi ini sedang mengalami malam, tentu daerah lainnya sedang mengalami siang. Atau mungkin di daerah yang siang itu dinamakan Siang Qadr, bukan Malam Qadr ?.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua , tentang penggunaan <strong>bulan</strong> sebagai penghitung hari, bulan dan tahun, atau penanggalan (qamariah). Islam selama ini menggunakan bulan sebagai penanggalannya, penunjuk, pergantian, dan penghitungan waktu. Tetapi kenapa untuk masalah waktu sholat, menggunakan pedoman <strong>matahari</strong> ? Bukankah waktu sholat itu bagian dari hari, dan hari bagian dari bulan, dan bulan bagian dari tahun, dan keseluruhannya tercakup dalam perhitungan penanggalan ?</p>
<p style="text-align:justify;">Dua pertanyaan itu, bukan dalam rangka menyangsikan kebenaran, tetapi lebih pada mencari hakikat atau esensi &#8220;<em>kenapa sesuatu bisa begitu</em>&#8220;. Alhamdulillah Allah Yang Maha Mengetahui, membimbing saya untuk mengetahui jawabannya. So, bagaiaman dengan anda, adakah pertanyaan menarik yang sampai sekarang masih bersemayam di benak anda ?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/854/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=854&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/25/3-pertanyaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>STAN dan Fardhu Kifayah Pelunasan Hutang Janji Pendidikan</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/07/stan-dan-fardhu-kifayah-pelunasan-hutang-pendidikan/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/07/stan-dan-fardhu-kifayah-pelunasan-hutang-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 10:12:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[world of nothing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=844</guid>
		<description><![CDATA[Pendaftaran STAN tahun ini akan ditiadakan !! Rumor yang beredar di Mei-Juni 2011 ini tentu cukup mengagetkan, wa bil khusus buat para alumnusnya, yang sebagian besar merasa bahwa STAN punya peran besar dalam membentuk garis hidup mereka. Kemudian secara militan mereka membuat aksi damai lewat dunia maya, misalnya dengan membuat berbagai tulisan di blog, mengangkat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=844&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pendaftaran STAN tahun ini akan ditiadakan !!</p>
<p><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/07/balon-stan.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-845" title="balon STAN" src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/07/balon-stan.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Rumor yang beredar di Mei-Juni 2011 ini tentu cukup mengagetkan, <em>wa bil khusus</em> buat para alumnusnya, yang sebagian besar merasa bahwa STAN punya peran besar dalam membentuk garis hidup mereka. Kemudian secara militan mereka membuat aksi damai lewat dunia maya, misalnya dengan membuat berbagai tulisan di blog, mengangkat masalah ini ke forum umum, atau sekedar menempelkan picBadges bergambar logo STAN di profile picture Facebook.</p>
<p>Soal militannya alumnus STAN, anda tidak perlu mempertanyakannya lagi. Sebab, latar belakang alumnus STAN itu dulunya sebagian besar adalah mereka &#8211; mereka yang dinamakan &#8220;wong cilik&#8221;, anak &#8211; anak mahasiswa yang mempunyai kemampuan berpikir yang mungkin sedikit lebih dari anak yang lain, tetapi tidak punya kemampuan ekonomi untuk mencari perguruan tinggi selepas SMA. Mereka pernah merasakan bagaimana tidak enaknya menjadi orang kecil dan hidup kekurangan.</p>
<p>STAN, bagi mereka, adalah pintu gerbang pengubah kurva kehidupan. Mereka mendapatkan ilmu yang luar biasa tanpa harus membayar mahal. Mereka mendapatkan pinjaman buku &#8211; buku tebal Pengantar Akuntansi, Intermediate, hingga Advance, dan Auditing serta buku Manajemen Keuangan. Mereka menimba ilmu dari pakar-pakar ilmu dunia melalui buku-buku tersebut. Dengan ilmu, dunia bagi mereka menjadi lebih terbuka.</p>
<p>Kembali ke topik tidak dibukanya pendaftaran STAN tahun ini (belakangan diketahu, STAN masih membuka penerimaan mahasiswa baru program D I Keuangan), jika memang alasannya tidak dibukanya pendaftaran itu karena jumlah pegawai negri di departemen keuangan sudah terlalu banyak sehingga tidak memungkinkan adanya formasi penambahan pegawai, saya pikir ini adalah sesuatu yang kurang tepat.</p>
<p>Yang berhubungan langsung dengan formasi PNS itu adalah kelulusannya. Sedangkan, yang kita bicarakan disini adalah penerimaan mahasiswanya. Artinya, Tidak seharusnya penerimaan mahasiswa baru di STAN ditiadakan. Biarkan saja mereka masuk dan mendapatkan hak pengajaran secara gratis, tanpa perlu dijanjikan lulusannya akan dijadikan PNS. Soal pekerjaan setelah lulus, biarkan saja mereka mencari lapangan pekerjaannya sendiri.</p>
<p>Anggap saja STAN ini sebagai lembaga atau entitas &#8220;penebusan dosa&#8221; atau &#8220;pelunasan hutang&#8221; janji dari Pemerintah selaku pengelola negara yang menjanjikan akan mencerdaskan bangsa. Disaat biaya sekolah dan kuliah melangit, biarkan STAN menjadi alternatif bagi mereka yang tidak mampu secara ekonomi, untuk melanjutkan pendidikannya dan mendapatkan ilmu yang mumpuni.</p>
<p>Jika ada yang bilang &#8220;Tapi mas, mahasiswa sekarang yang mendaftar dan kuliah di STAN itu rata-rata pada tajir, orang &#8211; orang berkecukupan &#8220;, andaikan itu benar, misalkan dari 1000 mahasiswa yang masuk 999 diantaranya dari keluarga kaya dan hanya 1 mahasiswa dari keluar miskin, STAN tetap harus dilanjutkan !! Biarkan satu orang itu menjadi wakil perubahan nasib dari dirinya, keluarganya, sanak familinya, dan masyarakatnya. Jika memang negara belum mampu mencerdaskan semua anak bangsanya, secara fardhu Kifayah setidaknya negara sudah mencerdaskan satu orang wakil dari kaum miskin itu, kaum saya, kaum kami.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/844/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=844&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/07/stan-dan-fardhu-kifayah-pelunasan-hutang-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/07/balon-stan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">balon STAN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Smoke gets in your eyes (keslomot matane)</title>
		<link>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/01/smoke-get-in-your-eyes/</link>
		<comments>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/01/smoke-get-in-your-eyes/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 11:15:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beruangqutub</dc:creator>
				<category><![CDATA[world of nothing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beruangqutub.wordpress.com/?p=831</guid>
		<description><![CDATA[Saya sedang senang mengkait-kaitkan suatu hal kecil dengan tinjauan secara ekonomi awam. Kali ini saya akan menuliskan hal yang berhubungan dengan rokok. Soal hubungan rokok dengan kesehatan, saya yakin semua sudah memahaminya. Kadang seorang perokok akan bilang &#8220;perokok pasif kan lebih berbahaya&#8221;. Sadarkah dia bahwa disamping sebagai perokok aktif, dia pun ikut menjadi perokok pasif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=831&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Saya sedang senang mengkait-kaitkan suatu hal kecil dengan tinjauan secara ekonomi awam. Kali ini saya akan menuliskan hal yang berhubungan dengan rokok. Soal hubungan rokok dengan kesehatan, saya yakin semua sudah memahaminya. Kadang seorang perokok akan bilang &#8220;perokok pasif kan lebih berbahaya&#8221;. Sadarkah dia bahwa disamping sebagai perokok aktif, dia pun ikut menjadi perokok pasif (menghisap kembali asap rokok yang sudah dikeluarkannya) juga ?.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/07/install-cancer.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-834" title="install cancer" src="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/07/install-cancer.gif?w=614" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Indonesia adalah surga bagi pengusaha rokok. Lihat saja, daftar 10 orang terkaya di indonesia, beberapa diantaranya didominasi oleh pengusaha rokok. Rokok menjadi konsumsi utama dari level pengemis hingga direktur utama sebuah bank. Agak lucu dan mungkin miris memang saat suatu ketika saya menemukan seorang lelaki tua, salah satu tangannya menadah mengemis dengan memelas, sementara tangan lainnya menjepit rokok yang masih menyala. Jadi, tidak salah dong jika saya membuat judul yang kurang lebih ingin menyentil bahwa mata negara kita ini sudah kesundut rokok, karena sudah saking akutnya keakraban rokok dengan kehidupan (<del>bohong !! judul mah sengaja dibikin buat menarik perhatian, biar pada mau ngebaca !!</del>)</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang wanita, jika dia menerima BLT (Bantuan Langsung Tunai, sebuah program bantuan cash money dari pemerintah untuk masyarakat yang tergolong miskin) Rp. 300.000,00 sebulan, bisa jadi dia akan pulang dengan uang utuh, atau dengan sekeranjang belanjaan berupa bahan makanan pokok, sayur mayur, dan lain sebagainya untuk dikonsumsi satu keluarga. Beda dengan lelaki, andai seorang lelaki menerima BLT Rp.300.000,00, bisa jadi Rp.10.000,00 atau lebih diantaranya langsung dibelikan rokok, sisanya baru kemudian untuk anak istri. <del>Itulah mengapa saya memilih pasangan hidup saya adalah seorang wanita, bukan lelaki !!</del></p>
<p style="text-align:justify;">Suatu saat, saya ngobrol dengan teman saya yang berprofesi sebagai supir dengan penghasilan sekitar Rp.1.200.000,00 per bulan dan menghabiskan rata-rata sebungkus rokok per hari. Teman saya ini punya satu istri yang tidak bekerja dan dua anak yang masih kecil, seusia anak &#8211; anak sekolah dasar. Rambut anak-anaknya agak berwarna merah, bisa jadi karena efek sering terkena sinar matahari, tetapi juga tidak menutup kemungkinan karena kurang gizi. Yang jelas, rambut itu berkutu. Dan mereka begitu senang saat sesekali mendapatkan ibunya memasak daging, sesuatu yang mungkin jarang mereka dapatkan di kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Obrolan saya dan teman tadi kemudian memasuki wilayah rokok. Saya terangkan kepada dia tentang hitung-hitungan kasar andai teman saya ini merokok sebungkus sehari, atau kurang lebih Rp.10.000,00 sehari. Itu artinya dalam sebulan dia menghabiskan tidak kurang dari Rp.300.000,00 untuk rokok, atau jika disetahunkan mencapai Rp.3.650.000,00 hanya untuk rokok.</p>
<p style="text-align:justify;">Bayangkan andai Rp. 300.000,00 sebulan itu dialokasikan untuk membeli daging, atau membeli telur, atau membeli tambahan makanan bergizi, atau untuk buku pengetahuan bagi anak-anak, atau tambahan les pengetahuan bagi anak-anak, atau tabungan buat membeli baju lebaran buat anak istri, atau semalang-malangnya untuk membeli obat kutu rambut, tentu itu akan lebih bermanfaat. Saya berdiskusi dengan teman ini, tanpa bermaksud menggurui, saya mengingatkannya bahwa Rp. 1.200.000,00 sebulan yang dia dapatkan itu belum tentu haknya dia seorang. Bisa jadi sekian ratus ribu rupiah itu haknya istri, bisa jadi sekian ratus ribu rupiah lainnya itu hak dan rezeki anak-anaknya, hanya saja Alloh memberikannya melalui teman saya tadi selaku perantara. Alangkah egoisnya jika dia memakan hak istri dan anak-anaknya itu hanya untuk sebuah barang yang bernama rokok.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian saya bertanya tentang Qurban, pernahkan dia berkurban di hari raya qurban ? Jawabannya bisa ditebak, dia bilang belum pernah. Padahal kambing kurban sekarang ini ada di kisaran harga 1.5 juta. Harga 2.5 juta itu sudah sangat bagus. Bayangkan andai uang Rp.3.650.000,00 setahun yang dia habiskan untuk rokok itu direclass untuk membeli satu ekor kambing kurban, masih tersisa banyak !!</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, kamu masih berpikir merokok lebih baik daripada berkurban ?!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beruangqutub.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beruangqutub.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beruangqutub.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beruangqutub.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/beruangqutub.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/beruangqutub.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/beruangqutub.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/beruangqutub.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beruangqutub.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beruangqutub.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beruangqutub.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beruangqutub.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beruangqutub.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beruangqutub.wordpress.com/831/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beruangqutub.wordpress.com&amp;blog=5662245&amp;post=831&amp;subd=beruangqutub&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beruangqutub.wordpress.com/2011/07/01/smoke-get-in-your-eyes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81858fc9d076fe9f36851bcabc8706c1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">beruangqutub</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beruangqutub.files.wordpress.com/2011/07/install-cancer.gif" medium="image">
			<media:title type="html">install cancer</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
